Oleh: Bella Indik Nata
Canda, tawa, bahagia
Tampak pada raut wajahmu
Senyummu manis
Bagai buah manggis
Janji persahabatan, telah kita pegang
Ikatan persahabatan, telah erat sudah
Kini,
Persahabatan kita semakin menjadi
Apalagi dengan kehadiran si Dia
Si Dia adalah sahabat lelaki baru kita
Dengannya aku bersenda gurau
Dengannya kau merasa sangat nyaman
Disaat eratnya persahabatan kita semua
Tiba tiba kau menjauhi diriku
Hanya karena sahabat lelaki baru kita
Rupanya engkau merasa cemburu
Engkau cemburu atas kedekatan kita
Engkau cemburu atas canda dan tawa kita
Kelak suatu hari,
Sahabat menjadi MUSUH
Sahabat menjadi CINTA
Kini engkau denganku menjadi musuh, dan
Kini engkau dengannya menjadi cinta
Mengapa hatiku terasa pedih ??
Mengapa rasa ini menghntui diriku ??
Ah, aku tak tahu dan takkan peduli itu
Yang jelas,
Walau hati terasa pedih
Demi sahabat aku rela
Demi sahabat aku ikhlas
Demi sahabat kan ku serahkan semua
Aku siap menangis, demi sahabat
aku siap tersakiti, demi sahabat
Akupun siap mati, demi sahabat
Asal engkau bahagia
Asal engkau tak merasa kecewa atas diriku
Inilah janji DEMI SAHABAT dariku untuk semua sahabat sahabat ku
Jember, 23 November 2010
Selasa, 23 November 2010
Sabtu, 20 November 2010
bellanata: KEMANA DIRIMU SOBAT
bellanata: KEMANA DIRIMU SOBAT: "By: Bella Indik Nata Awal kita berjumpa, kau tampak tersenyum manis padaku Awal kita berkenalan, kita saling berdiam diri Awal kita bekerja..."
KEMANA DIRIMU SOBAT
By: Bella Indik Nata
Awal kita berjumpa, kau tampak tersenyum manis padaku
Awal kita berkenalan, kita saling berdiam diri
Awal kita bekerja, kekompakan kita mulai menampak
Setiap hari kita bersenda gurau
Hingga akhirnya kita saling akrab bagaikan burung merpati dan bagaikan kakak adik
Awal mula aku yakin kau adalah sobat sejatiku
Awal mula aku yakin kau sahabat yang tercipta untukku
Awal mula aku yakin hanya engkau yang peduli atas diriku
Kini kau menjauh
Kini kau berubah
Kini kau tak seperti yang dulu
Sobat, dimana engkau yang dulu
Engkau yang dulu adalah,
Engkau yang penuh canda tawa
Engkau yang baik serta perhatian
Kini engkau berubah
Kini kita saling berjauh-jauhan
Apa karena Dia kita menjadi seperti ini ??
Aku rindu persahabatan kita yang telah kita jalin selama ini
Aku rindu keharmonisan persahabatan kita selama ini
Aku rindu kemesraan persahabatan kita selama ini
Aku mohon....
Kembalilah sobat,,
Jember, 21 November 2010
Awal kita berjumpa, kau tampak tersenyum manis padaku
Awal kita berkenalan, kita saling berdiam diri
Awal kita bekerja, kekompakan kita mulai menampak
Setiap hari kita bersenda gurau
Hingga akhirnya kita saling akrab bagaikan burung merpati dan bagaikan kakak adik
Awal mula aku yakin kau adalah sobat sejatiku
Awal mula aku yakin kau sahabat yang tercipta untukku
Awal mula aku yakin hanya engkau yang peduli atas diriku
Kini kau menjauh
Kini kau berubah
Kini kau tak seperti yang dulu
Sobat, dimana engkau yang dulu
Engkau yang dulu adalah,
Engkau yang penuh canda tawa
Engkau yang baik serta perhatian
Kini engkau berubah
Kini kita saling berjauh-jauhan
Apa karena Dia kita menjadi seperti ini ??
Aku rindu persahabatan kita yang telah kita jalin selama ini
Aku rindu keharmonisan persahabatan kita selama ini
Aku rindu kemesraan persahabatan kita selama ini
Aku mohon....
Kembalilah sobat,,
Jember, 21 November 2010
Selasa, 09 November 2010
Cara Belajar Yang Efektif
Langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui
- diri sendiri
- kemampuan belajar anda
- proces yang berhasil anda gunakan, dan dibutuhkan
- minat, dan pengetahuan atas mata pelajaran anda inginkan
Empat langkah untuk belajar.
Mulai dengan cetak halaman ini dan jawab pertanyan-pertanyaannya. Lalu rencanakan strategi anda dari jawaban-jawabanmu, dan dengan "Pedoman Belajar" yang lain.
| Mulai dengan masa lalu | Apakah pengalaman anda tentang cara belajar? Apakah anda What was your experience about how you learn? Did you
Bagaimana anda berkomunikasi dengan apa yang anda ketahui belajar paling baik? Melalui ujian tertulis, naskah, atau wawancara? |
| Teruskanke masa sekarang | Berminatkah anda? Berapa banyak waktu saya ingin gunakan untuk belajar? Apa yang bersaing dengan perhatian saya? Apakah keadaannya benar untuk meraih sukses? Apa yang bisa saya kontrol, dan apa yang di luar kontrol saya? Bisakah saya merubah kondisi ini menjadi sukses? Apa yang mempengaruhi pembaktian anda terhadap pelajaran ini? Apakah saya punya rencana? Apakah rencanaku mempertimbangkan pengalaman dan gaya belajar anda? |
| Pertimbangkan proses, persoalan utama | Apa judulnya? Apa kunci kata yang menyolok? Apakah saya mengerti? Apakah yang telah saya ketahui? Apakah saya mengetahui pelajaran sejenis lainnya? Sumber-sumber dan informasi yang mana bisa membantu saya? Apakah saya mengandalkan satu sumber saja (contoh, buku)? Apakah saya perlu mencari sumber-sumber yang lain? Sewaktu saya belajar, apakah saya tanya diri sendiri jika saya mengerti? Sebaiknya saya mempercepat atau memperlambat? Jika saya tidak mengerti, apakah saya tanya kenapa? Apakah saya berhenti dan meringkas? Apakah saya berhenti dan bertanya jika ini logis? Apakah saya berhenti dan mengevaluasi (setuju/tidak setuju)? Apakah saya membutuhkan waktu untuk berpikir dan kembali lagi? Apakah saya perlu mendiskusi dengan "pelajar-pelajar" lain untuk proces informasin lebih lanjut? Apakah saya perlu mencari "para ahli", guruku atau pustakawan atau ahliawan? |
| Buat review | Apakah kerjaan saya benar? Apakah bisa saya kerjakan lebih baik? Apakah rencana saya serupa dengan "diri sendiri"? Apakah saya memilih kondisi yang benar? Apakah saya meneruskannya; apakah saya disipline pada diri sendiri? Apakah anda sukses? Apakah anda merayakan kesuksesan anda? |
Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.
Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.
Definisi kenakalan remaja menurut para ahli
- Kartono, ilmuwan sosiologi
Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang".
- Santrock
"Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal."
Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti?
Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois, Amerika Serikat.Jenis-jenis kenakalan remaja
- Penyalahgunaan narkoba
- Seks bebas
- Tawuran antara pelajar
Penyebab terjadinya kenakalan remaja
Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). Faktor internal:- Krisis identitas
Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.
- Kontrol diri yang lemah
Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.
Langganan:
Postingan (Atom)